Selasa, 01 September 2015
Sedang Sedih? Jangan Ragu Untuk Menangis, Ini Manfaatnya Bagi Tubuh

Agen13 - Saat suasana hati sedang sedih, terkadang
keinginan untuk menangis tak bisa ditahan lagi. Jangan takut dibilang
cengeng, menangis juga bermanfaat bagi tubuh!
Ya, sebuah
penelitian menyebutkan bahwa menangis dapat membantu memperbaiki mood
dan menyehatkan mental. Dengan meluapkan emosi melalui air mata, suasana
hati diyakini dapat membaik. Seperti diketahui bahwa menahan emosi
dapat menimbulkan kecemasan, kegelisahan, kelelahan, agresi, yang jika
didiamkan dapat mengarah pada gangguan emosional.
"Menangis
memang baik karena dapat membantu membuat Anda merasa lebih lega. Emosi
yang tertahankan saat sedang ada masalah juga bisa teratasi dengan
menangis, ini manusiawi," tutur peneliti dari University of Tilburg di
Belanda, Asmir Gracanin.
Dalam studi yang telah dipublikasikan
dalam jurnal Motivation and Emotion ini, peneliti menganalisis sekitar
60 orang responden yang diminta untuk menonton film yang dinilai membuat
sedih. Sebagian diperbolehkan untuk menangis, sementara sebagian
lainnya tidak.
Baca juga: Ciri Khas Skizofrenia, Gangguan Bipolar, dan Kepribadian Ganda
Sekitar
90 menit setelah film usai, mereka yang diperbolehkan untuk menangis
sepanjang menonton film dilaporkan memiliki mood yang lebih baik,
dibandingkan mereka yang tak diperbolehkan menangis.
Selain
menyehatkan dari sisi emosional, menangis juga membantu membersihkan
mata secara alami. Ya, pada dasarnya air mata memang dapat membasahi
bola mata dan kelopak mata, sehingga mencegah membran mukosa mengalami
kekeringan.
Air mata juga memiliki kemampuan untuk membunuh
bakteri dan virus. Cairan air mata secara alami mengandung lisozim,
cairan yang dapat membunuh 90-95 persen dari hampir semua jenis bakteri
yang dapat menyerang mata hanya dalam 5-10 menit.
Hal ini
dibenarkan oleh psikolog anak lulusan Magister Profesi Klinis Anak
Universitas Indonesia, Ratih Zulhaqqi, MPsi. Menurutnya, menangis adalah
manifestasi dari bentuk perasaan tertentu, bisa saja perasaan senang,
sedih, atau terharu.
"Ada beberapa orang yang cukup sensitif
secara emosi sehingga mudah sekali mengeluarkan air mata karena emosinya
mendominasi keputusan atau penyelesaian masalah," ujar Rati.
Langganan:
Postingan (Atom)